Allstedt

Schloss 8 06542, Allstedt
Burg & Schloss Allstedt: (034652) 519
Burg & Schloss Allstedt: (034652) 67754
Burg & Schloss Allstedt: schloss-allstedt@allstedt.de

Beranda: www.schloss-allstedt.de Benteng & Istana Allstedt, istana kekaisaran dan Daerah reformasi

 

Jam buka:
April - Oktober:
Selasa-Minggu dan hari raya
10.00-17.00 CET

November - Maret:
Selasa-Jumat
10.00-16.30 CEST

Sabtu, Minggu dan hari raya
13.00-17.00 CEST

H-1 dan H+1 Natal dan malam tahun baru tutup

 

 

Benteng & Istana Allstedt: Istana Kekaisaran dan Daerah Reformasi

 

Pada akhir abad ke-9, istana Allstedt pertama kali tercatat dalam Arsip Hersfeld (Hersfelder Verzeichnis) dengan nama "Alstediburg". dibangun oleh keluarga bangsawan Karoling, istana ini merupakan tempat tinggal raja-raja Jerman. Hampir setiap raja dari dinasti Ottonian, Sali dan Staufer telah mengunjungi istana ini.

 

Di bawah pemerintahan Otto II, Allstedt merupakan tempat yang paling sering dikunjungi di Sachsen masa lalu. Pertemuan dewan kekaisaran serta dokumen-dokumen yang dikeluarkan dari abad ke-10 dan ke-12 menunjukkan betapa pentingnya daerah ini bagi kekaisaran tersebut. Philipp von Schwaben, seorang anggota keluarga Staufer, merupakan raja terakhir dari kekaisaran suci Romawi yang menetap di istana Allstedt.

 

Pada abad ke-13 dan ke-14, Allstedt kehilangan status istimewanya. Di bawah kebangsawanan Querfurt, komplek itu diubah menjadi benteng pertahanan pada abad ke-14 dan ke-15. pada abad ke-16, raja-pemilih Friedrich der Weise memulai pembangungan lokasi tersebut sebagai komplek istana Renaissance. Dan akhirnya pada tahun 1691, dimulailah renovasi situs ini menjadi situs Baroque.

 

Renovasi komplek ini berakhir pada abad ke-18 dan upaya renovasi berikutnya dilaksanakan pada paruh kedua abad ke-19.

 

Komplek benteng dan istana pada hari ini menunjukkan kesan pada sejarah penggunaan serta renovasi yang dijalankan pada abad ke-13 sampai ke-19. Di lantai dasar, terdapat sebuah restoran yang mengagumkan. Restoran ini adalah salah satu yang terbesar di Eropa dan juga memiliki makna khusus. Cerobong asapnya termasuk salah satu yang terbesar dalam bangunan berserjarah Jerman, menjadikannya sebagai atraksi paling menarik dari Benteng & Istana Allstedt.

 

Sebagai daerah di mana sang teolog dan tokoh reformasi Thomas Müntzer berkarya, Allstedt merupakan lokasi dengan sejarah reformasi berstatus internasional. Di sini, ia membawakan khotbahnya termasyurnya yang dikenal sebagai "Khotbah kepada sang Putri" (Fürstenpredigt). Sebagai salah satu pelopor reformasi, ia menjalankan ibadah dalam bahasa Jerman. Dengan tulisan-tulisannya dan naskah-naskah lagunya, ia telah memberikan kontribusi penting bagi bahasa Jerman.

 

Sebuah pameran tertuju pada prestasi-prestasi Johann Wolfgang von Goethe, yang menjabat sebagai mentri negara di Allstedt pada tahun 1776 sampai 1782 dan di sini pula ia menuliskan tiga babak dari drama klasiknya yaitu Iphigenia di Tauris (Iphigenie auf Tauris).

 

Selain sejarah pembangunan dan penggunaan, para pengunjung dapat juga mempelajari tentang tokoh reformasi Thomas Müntzer serta pengaruhnya di Allstedt dan selain itu juga tentang penyair Johann Wolfgang von Goethe. Di sini juga terdapat koleksi karya seni besi tuai yang menarik dari abad ke-19.

 

Sebagai museum "hidup“, benteng & istana Allstedt menyediakan berbagai macam obyek budaya. Untuk informasi lebih lanjut, kunjungi: www.schloss-allstedt.de atau hubungi Tel.: 034652/519 atau Fax: 034652/67754. Anda juga dapat mengirimkan e-mail kepada kami: schloss-allstedt@allstedt.de

Bitte folgen Sie uns auf